Profile

Nama saras waoma

Mahasiswa yang memiliki minat di bidang teknologi, web development, desain modern, dan dunia digital kreatif.

Tentang Saya

Pendidikan

Mahasiswa aktif yang fokus mempelajari teknologi, sistem informasi, dan pengembangan web modern.

Keahlian

HTML, CSS, Blogger, desain UI sederhana, editing foto, dan responsive web design.

Tujuan

Mengembangkan kemampuan digital dan membangun portfolio profesional.

Instagram Facebook LinkedIn

Artikel & Berita

Senin, 10 Oktober 2022

3. Sinanthropus Pekinensis

  • 3. Sinanthropus Pekinensis

    Diperkirakan hidup sekitar 780.000 hingga 230.000 tahun yang lalu, Sinanthropus Pekinensis pertama kali ditemukan di Zhoukoudian (Zhou Kou Tien), dekat Beijing, Tiongkok. Fosil Sinanthropus Pekinensis dinamai sebagai manusia Peking Man dan dikelompokkan sebagai manusia purba berdasarkan giginya oleh arkeolog, Davidson Black tahun 1927. Volume otaknya diperkirakan sekitar 1.000 centimeter kubik (cm3) hingga 300 cm3, sama seperti volume otak manusia saat ini. Ciri-ciri ini membuat mereka mirip dengan Pithecanthropus Erectus yang ditemukan di Indonesia. Hal yang membedakan adalah kapasitas tengkorak Sinanthropus.Persamaan ciri fisik dan nonfisik antara Sinanthropus Pekinensis dan Pithecanthropus Erectus adalah: Keduanya berjalan dengan tegak dan memiliki ciri fisik/badan yang sama. Keduanya hidup di zaman yang sama.

  • Berikut adalah ciri-ciri Sinanthropus pekinesis, yaitu:
    • Tinggi badan sekitar 165 - 180 cm.
    • Bentuk graham besar dan rahang yang sangat kuat.
    • Bagian belakang kepala tampak menonjol.
    • Di perkirakan hidup sekitar 500.000 tahun yang lalu.
    • Sudah menggunakan api.
    • Mempunyai kebudayaan yang lebih maju.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar