Profile

Nama saras waoma

Mahasiswa yang memiliki minat di bidang teknologi, web development, desain modern, dan dunia digital kreatif.

Tentang Saya

Pendidikan

Mahasiswa aktif yang fokus mempelajari teknologi, sistem informasi, dan pengembangan web modern.

Keahlian

HTML, CSS, Blogger, desain UI sederhana, editing foto, dan responsive web design.

Tujuan

Mengembangkan kemampuan digital dan membangun portfolio profesional.

Instagram Facebook LinkedIn

Artikel & Berita

Senin, 10 Oktober 2022

sejarah manusia purba

                                

Persebaran Manusia Purba



Sejarah manusia purba dimulai dari dugaan bahwa manusia purba telah melakukan pergerakan dari Afrika Tengah ke Afrika Selatan sejak 60.000-50.000 tahun SM. Di tahun 50.000 hingga 45.000 SM manusia purba mulai menyebar luas ke Arab, India, dan Indonesia. Dari sini, mereka kemudian mencapai Australia,  Jepang, Cina, Alaska, hingga Amerika Utara.

Perkembangan kehidupan manusia purba terhalang oleh mencairnya suhu di bumi atau sering disebut sebagai Zaman Es yang berlangsung sekitar tahun 45.000-40.000 tahun SM. Persebaran manusia purba kemudian berlanjut sampai ke Kazakhstan dan Mongolia pada 35.000-30.000 SM. Sejak saat itu, manusia purba dari Kazakhstan (Kaukasoid) menyebar ke Eropa. Penyebaran terus terjadi hingga pada 20.000-10.000 SM manusia purba menduduki wilayah Afrika Selatan. Pergerakan manusia purba terus terjadi hingga menguasai seluruh daratan bumi pada tahun 10.000 SM.

Jenis Manusia Purba di Dunia

Persebaran manusia purba yang telah terjadi dibuktikan dengan ditemukannya fosil-fosil manusia purba dari berbagai jenis di dunia. Beberapa diantaranya adalah :

1. Ardipithecus Ramidus

Pertama kali ditemukan di Ethiopia, Afrika Timur oleh Yohannes Haile Selassie di tahun 1994, manusia purba Ardipithecus Ramidus diperkirakan hidup sekitar 4.4 juta tahun yang lalu dan sering dipanggil “Ardi”. Fosil bagian tubuhnya yang tersisa berupa tengkorak, gigi, tulang panggul, tangan, dan kaki yang berjumlah 35 bagian.

Fosil Ardipithecus Ramidus ditemukan di sekitar fosil hewan yang mengindikasikan bahwa mereka hidup di hutan. Diketahui bahwa jenis manusia purba ini memiliki berat sekitar 50 kilogram (kg), tinggi sekitar 120 centimeter (cm), pemakan buah-buahan, daun, serta mamalia kecil. Otot kakinya besar dan volume otak sama dengan milik simpanse.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar